BPS: Impor Kepri Turun 56,74 Persen

Tanjungpinang, – Badan Pusat Statistik mencatat nilai impor Provinsi Kepulauan Riau Februari 2019 mencapai 368,50 juta dolar Amerika, turun sebesar 56,74 persen dibanding Januari 2019. 

Kepala BPS Kepri Zulkipli, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan, nilai impor Kepri pada Februari 2019 terdiri dari impor migas sebesar 62,59 juta dolar Amerika, dan impor nonmigas sebesar 305,91 juta dolar Amerika.  

“Penurunan nilai impor tersebut disebabkan oleh penurunan nilai impor sektor non migas sebesar 59,55 persen dan sektor migas sebesar 34,53 persen,” katanya.

Komoditas impor terbesar di Kepri pada bulan Januari-Februari 2019 adalah hasil industri manufaktur dengan nilai impor sebesar 1.043,89 juta dolar Amerika, dan memiliki peran 85,54 persen dari total nilai impor. Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, impor Kepri turun sebesar 55,12 persen, yaitu dari 821,14 juta dolar Amerika menjadi 368,50 juta dolar Amerika.

Penurunan nilai impor Februari 2019 dibanding Januari 2019 disebabkan oleh turunnya impor sektor non migas sebesar 57,69 persen dan turunnya ompor sektor migas sebesar 36,25 persen.

Total impor kumulatif bulan Januari-Februari 2019 Kepri sebesar 1.220,40 juta dolar Amerika. Jika dibanding dengan total impor kumulatif Januari-Februari 2018 mengalami penurunan sebesar 33,89 persen, yaitu dari 1.846,01 juta dolar Amerika menjadi 1.220,40 juta dolar Amerika.

“Turunnya nilai impor Januari-Februari 2019 dibandingkan periode yang sama tahun lalu disebabkan oleh turunnya impor kumulatif komoditas migas sebesar 53,34 persen dan turunnya impor nonmigas sebesar 29,51 persen,” katanya.

Zulkipli menjelaskan nilai Impor pada Februari 2019 terbesar berasal dari Singapura sebesar 149,29 juta dolar Amerika. Impor dari negara Singapura pada Februari 2019 turun sebesar 45,68 persen dibanding nilai impor bulan sebelumnya.

Impor dari Singapura pada Februari 2019 mengalami penurunan dibanding keadaan Februari 2018 yakni sebesar 30,95 persen. Negara-negara pemasok barang impor ke Kepri lainnya Februari 2019 yang mempunyai peran cukup besar antara lain, Malaysia dengan nilai impor sebesar 48,25 juta dolar Amerika, Tiongkok sebesar 34,88 juta dolar Amerika, Jepang sebesar 25,37 juta dolar Amerika, Saudi Arabia 24,45 juta dolar Amerika, Korea Selatan 18,50 juta dolar Amerika, Amerika Serikat 11,34 juta dolar Amerika, Taiwan 8,32 juta dolar Amerika;l, Jerman 7,46 juta dolar Amerika, dan Ukraina sebesar 3,52 juta dolar Amerika.

“Impor Kepri selama Januari-Februari 2019 dengan nilai terbesar dari negara Singapura yaitu mencapai 424,14 juta dolar Amerika dengan peranan sebesar 34,75 persen.Impor dari Singapura pada Januari-Februari 2019 mengalami penurunan dibanding keadaan Januari-Februari 2018, yaitu sebesar 26,51 persen,” tuturnya. (Ant)